Seberapa Besar Tanggung Jawab Sekolah dalam Pendidikan?

Sekolah merupakan tempat dimana seorang anak dididik dengan metode dan prosedur tertentu untuk menghasilkan anak yang cerdas dan terdidik, makna terdidik ialah setiap anak mampu mencapai tujuan-tujuan pendidikan yang telah ditetapkan, menguasai ilmu pengetahuan, memiliki perilaku yang baik serta memiliki keterampilan tertentu sesuai dengan bagaimana dan dimana anak tersebut mengenyam pendidikan.

Keberadaan sekolah tentunya punya urgensi yang sangat besar dalam membentuk karakter dan perilaku seorang anak. Meski demikian, lantas apakah sekolah memegang tanggung jawab sepenuhnya terhadap anak? Mari simak penjelasan berikut ini.

Tri Pusat Pendidikan

Dalam pendidikan dikenal istilah Tri Pusat Pendidikan, yaitu lingkup atau lingkungan yang memungkinkan anak belajar dan dididik sebagaimana mestinya. Sesuai dengan namanya, Tri Pusat Pendidikan terdiri dari tiga lingkup, yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Seorang anak mau tidak mau akan terlibat dalam tiga lingkup tersebut dalam menerima proses pendidikan. Ketiga lingkungan itu memilki keterkaitan satu sama lain dan memiliki peranannya masing-masing.

Lingkungan Keluarga

Keluarga adalah lingkungan yang pertama kali didapatkan oleh seorang anak mulai ia lahir hingga mencapai tahap perkembangan untuk bisa bersosialisasi di lingkungan luar selain keluarga.

Pembentukan anak di lingkungan keluarga merupakan hal esensial dan tidak bisa diseplekan. Seorang anak yang berasal dari keluarga yang memberikan didikan yang baik akan cenderung menjadi anak yang baik pula, karena pada tahapannya anak akan meniru perlakuan dan pola perilaku yang ada dalam keluarganya.

Singkatnya, lingkungan keluarga adalah lingkungan pertama dan utama yang membentuk perilaku anak.

 Lingkungan Sekolah

Sebagaimana bahwa keluarga adalah lingkungan pertama dalam pendidikan, maka sekolah bertugas untuk meneruskan pendidikan dari keluarga.

Dalam lingkungan sekolah, seorang anak diberikan bimbingan untuk mengembangkan jati dirinya sebagai manusia, kedua Pengajaran, untuk memberikan anak bekal ilmu pengetahuan sesuai dengan tuntutan formal yang ada, dan yang ketiga adalah seorang anak dilatih untuk memiliki keterampilan dan kemahiran tertentu sesuai dengan tuntutan peradaban.

 Lingkungan masyarakat

Setiap manusia adalah makhluk sosial yang dalam kehidupannya akan terus berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Artinya seorang anak punya kemungkinan terbentuk dari kondisi suatu lingkungan masyarakat melalui kebiasaan interaksinya.

Kesimpulan:

Tanggung jawab pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah sepenuhnya, melainkan juga ada tanggung jawab lingkungan keluarga dan masyarakat dalam memberikan proses pendidikan yang baik kepada anak. Output anak didik yang baik adalah keberhasilan dari ketiga lingkungan tersebut. Dengan itu, kebiasaan menyalahkan sekolah atas perilaku anak mestinya dihentikan. Ketika dianggap gagal menjadi tempat menempa, artinya tiga lingkungan tersebut yang tidak terlaksana secara maksimal, bukan salah satu dari ketiganya. Tri pusat adalah sistem yang saling memiliki keterkaitan dan peranan yang saling melengkapi.


Anti Kopas