Kesalahan Memahami Makna “Kata Benda”

Ketika membaca atau mendengar “kata benda”, banyak diantara kita yang mungkin akan menjawab bahwa kata benda hanyalah sesuatu yang merujuk pada objek yang secara fisik dapat dilihat dan juga diraba atau dirasakan, namun pada faktanya kata benda tidak hanya soal sesuatu yang berwujud fisik, akan tetapi juga terdapat kata benda yang berkaitan dengan abstraksi atau sesuatu yang abstrak. 

Kesalahan memaknai makna kata dapat membatasi konsep dan kerangka berpikir ke arah berpikir yang mampu melihat sesuatu dari perspektif yang lebih luas. Hal itu dikarenakan konsep yang akan dikembangkan terkesan sempit hanya pada satu makna saja. Olehnya itu, khusus pada bahasan kali ini, dijelaskan tentang makna sebenarnya dari kata benda itu sendiri. Simak di bawah ini:

Definisi Kata Benda

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata benda merujuk pada kata nomina yang secara definisi merupakan kelas kata yang ditandai oleh tidak dapatnya bergabung dengan kata tidak. Sebagai contoh, kata “kamus” tidak mungkin dinyatakan atau dikatakan sebagai tidak kamus. Hal tersebut akan menghilangkan makna dari kata tersebut sehingga memang bisa menjadi bukti bahwa keduanya tidak dapat dipasangkan atau digabungkan.

Jenis-Jenis Kata Benda/Nomina

1. Nomina Konkret

Sesuai dengan namanya “konkret” yang berarti nyata sehingga dapat didefinisikan sebagai nomina yang merujuk pada sesuatu benda yang berwujud. Misalnya buku, pulpen, penghapus dan lain sebagainya. 

2. Nomina Abstrak

Berbeda dengan nomina konkret yang merupakan benda yang berwujud, nomina abstrak merupakan nomina yang yang tidak menunjuk pada suatu objek tetapi pada suatu kejadian atau pada sesuatu hal yang abstrak. Contohnya ide dan perasaan. Keduanya tidak dapat secara langsung dilihat dan diraba keadaannya namun hal tersebut merupakan fakta yang benar akan keadannya dan ketika dipasangkan dengan kata tidak (tidak ide, tidak perasaan) maka tidak akan bermakna.

3. Nomina Verba

Nomina Verbal adalah nomina yang fungsi dan maknanya berdekatan dengan verba (kata kerja; Kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan). Dalam artian lain bahwa nomina verba memilki kemiripan atau kesamaan dengan kata kerja ketika dilihat secara sekilas, tetapi pada dasarnya keduanya memilki perbedaan. Menurut Fizona (2004) verba dimaknai sebagai proses, perbuatan, atau keadaan yang bukan merupakan kata sifat. 

4. Nomina Kolektif

Nomina kolektif adalah nomina yang menunjukkan kelompok orang, benda, atau ide. Contohnya, sekalian, para, hadirin. Intinya adalah kata benda yang di dalamnya terdiri atas lebih dari satu objek.

5. Nomina Prediktif

Nomina prediktif  adalah nomina atau pronomina (kata ganti orang atau benda) yang berfungsi sebagai predikat .

6. Nomina Atributif

Nomina atributif adalah nomina yang membatasi nomina lain. Misalnya kata ayam kampung, kata kampung menjadi batas bahwa yang dimaksudkan hanyalah pada konteks tersebut.

Itulah jenis-jenis kata benda atau nomina yang mesti kita ketahui agar mampu memahami makna "kata benda" secara lebih luas dan utuh yang tidak sebatas sebagai sesuatu yang berwujud fisik. Semoga bermanfaat!

Anti Kopas